Senin, 23 Mei 2016

Dream Theater adalah salah satu grup progresivve metal paling terkemuka di dunia saat ini. Terbentuk pertama kali pada tahun 1985 dengan nama Majesty. Didirikan oleh John Petrucci, John Myung, dan Mike Portnoy, saat mereka belajar di"Berklee College of Music" di Boston, Massachusetts. Mereka kemudian keluar dari kuliah mereka untuk berkonsentrasi lebih pada band yang akhirnya akan menjadi Dream Theater. 


Meskipun telah terjadi beberapa kali perubahan lineup, tiga anggota asli tetap bersama-sama dengan James LaBrie dan Jordan Rudess sampai 8 September 2010, ketika Mike Portnoy meninggalkan band. Pada bulan Oktober 2010, band ini mengadakan audisi drummer untuk menggantikan Portnoy. Mike Mangini diumumkan sebagai drummer baru pada tanggal 29 April 2011, setelah menyisihkan 6 drummer kelas dunia.
Band ini terkenal dengan kemampuan teknis instrumentalis nya, yang telah memenangkan banyak penghargaan dari majalah musik. Gitaris John Petrucci dinobatkan sebagai pemain ketiga tur G3 enam kali, lebih banyak dari pemain lain yang diundang. Pada tahun 2009 ia dinobatkan sebagai gitaris metal terbaik No 2 oleh Joel McIver dalam bukunya "Greatest Metal Guitarists". Dia juga terpilih sebagai salah satu dari "Top 10 Fastest Shredders of All Time" oleh majalah GuitarOne. Jordan Rudess dianggap salah satu pemain keyboard yang terbesar sepanjang masa oleh banyak kalangan seperti MusicRadar. Mantan drummer Mike Portnoy telah memenangkan 26 penghargaan dari majalah "Modern Drummer" dan juga orang termuda kedua (pada usia 37) yang dilantik ke dalam Rock Drummer Hall of Fame.
Penggantinya, Mike Mangini sebelumnya juga ditetapkan mencatat rekor 5 WFD (Drumer Tercepat Dunia). John Myung terpilih sebagai bassis terbesar sepanjang masa dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh musik radal pada bulan Agustus hingga September 2010.
Michael Learns to Rock, sering disingkat MLTR, adalah grup musik sweet pop / soft rock Denmark. Grup musik ini didirikan pada 21 Maret 1988 oleh penyanyi dan pemain kibor Jascha Richter (24 Juni 1963), drummer Kare Wanscher (14 Juni 1969), gitaris Mikkel Lentz (20 Desember 1968) serta pemain bas dan gitar Soren Madsen (23 April 1967). Pada 2000 Madsen meninggalkan grup musik ini untuk mengembangkan karier solo, sehingga grup musik ini berubah menjadi tiga personelnya.


Michael Learns to Rock terkenal di Eropa dan juga terkenal di Asia karena banyak albumnya yang memperoleh emas atau platina.



Michael Learns to Rock atau yang biasa disingkat MLTR ini adalah grup band beraliran pop atau pop- Soft rock yang berasal dari Denmark. MLTR dibentuk pada tahun 1988 saat pemain keyboard, Jascha Richter ingin membentuk sebuah band untuk menyanyikan lagu-lagu ciptaannya. Ia bersama teman sekolah menengahnya, Kåre Wanscher, akhirnya sepakat untuk membentuk sebuah band. Namun karena dirasa janggal bermain hanya dengan dua orang, mereka mengajak Mikkel Lentz dan Søren Madsen untuk bergabung. Tanggal 15 Maret 1988, adalah kali pertama mereka bermain bersama. Mereka merekam lagu demo dan mengirimkannya di kompetisi Rock Grand Prix di Aarhus. Nama Michael Learns to Rock diambil dari nama Michael Jackson.

 Tanggal 22 Mei 1988, merupakan penampilan mereka yang pertama pada kompetisi tersebut dan mereka mendapatkan juara kedua. MLTR melanjutkan dengan bermain secara live dan pada akhirnya mereka mendapat kesempatan untuk merekam album pertama mereka yang diberi judul Michael Learns To Rock pada tahun 1991. Album tersebut tidak terlalu sukses di Amerika, namun sangat mendapatkan antusiasme pendengar di Denmark dan beberapa negara di Asia termasuk Indonesia.
Album kedua MLTR dirilis pada Oktober 1993, Colours yang terjual lebih dari satu juta kopi. Ini juga menjadi kesempatan pertama MLTR untuk tampil di Asia. Album ke tiga, Played on Pepper dirilis pada Agustus 1995 yang terjual lebih dari satu juta kopi. Album ini adalah album pertama mereka yang direkam dan diproduksi oleh mereka sendiri.
Dalam rangka untuk menyempurnakan kesuksesan mereka, MLTR merilis album The Greatest Hits dengan judul Paint My Love pada Mei 1996. Album ini terjual tiga juta kopi terutama di Asia. Album ke empat MLTR, Nothing to Lose dirilis September 1997 yang juga terjual satu juta kopi. Setelah tur mereka ke Afrika, MLTR memilih untuk beristirahat sejenak utuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan juga untuk mengembangkan ide baru mereka.
Tahun 2000, Søren Madsen memutuskan untuk hengkang dari band untuk bersolo karier. Dengan tiga anggota yang tersisa, mereka mengasilkan album Blue Night yang terjual dengan baik di Asia. Tahun berikutnya MLTR meluncurkan biografi mereka Something You Should Know yang ditulis oleh Poul Martin-Bonde. Biografi tersebut juga diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan judul It Never Rains on Bali.
Setelah meluncurkan Blue Night, band memilih untuk vakum sejenak, Jascha Richter mengembangkan proyek album solonya Planet Blue. Tahun 2004, MLTR kembali bergabung dan merilis album Michael Learns To Rock dan dirilis di Asia dengan nama Take Me To Your Heart. November 2008, MLTR merilis album ke tujuh mereka dengan judul Eternity di bawah label mereka sendiri MLTR.
Steelheart adalah band glam metal yang berbasis dari Norwalk, Connecticut . Dibentuk pada tahun 1990, didirikan oleh vokalis Miljenko Matijevic.


Steelheart merilis album debut self-titled mereka pada tahun 1990. Dan telah terjual lebih dari 33.000 album pada hari pertama di Jepang, dan dengan cepat meraih status platinum. Lagu “She’s Gone” yang memperdengarkan vocal Matijevic yang tinggi dan termasuk hit nomer # 1 di Charts Internasional selama 17 minggu. Lagu ini mendapatkan popularitasnya
di wilayah Asia Timur sampai saat ini. 

Lagu ini telah dimainkan oleh sebagian besar band yang tampil di klub malam di daerah asia hampir setiap malam. Dan juga telah dibawakan oleh sebuah band di Malaysia yang menyebut diri mereka NRG di debut album mereka ‘Cenderajiwa’ pada tahun 1992. Single kedua mereka “I’ll Never Let You Go (Angel Eyes)” menduduki # 14 di chart billboard, dan di MTV sebagai video ke-2 yang paling banyak di request. 

Album ini menduduki # 40 di chart billboard. “Everybody Loves Eileen” dan video yang menyertainya juga meraih keberhasilan. Lanjut pada lagu “Can’t Stop Me Lovin’ You” juga memamerkan kehebatan vokal Matijevic, tapi kali ini, ditambah keterampilan Risola bermain gitar yang turut diperhatikan oleh para pengamat musik.

Sejak invasi grunge mengambil alih kepopularitasan, album mereka hanya mencapai # 144 di tangga lagu billboard. Namun tidak untuk lagu “Mama Don’t You Cry” ini menduduki chart nomer 1 di banyak negara Asia Timur, termasuk Hong Kong, mendorong mereka untuk melakukan tur Asia pada bulan September 1992. 



Dan meraih sukses di Hong Kong, dengan menarik penonton lebih dari 10.000. Setelah berminggu-minggu tur di Asia, Steelheart kemudian diminta oleh band heavy metal, Slaughter, untuk pergi tur dengan mereka. Mendekati akhir tur, Slaughter meminta Steelheart untuk melakukan satu pertunjukan terakhir di Denver, Colorado. Acara ini berlangsung pada malam Halloween. dan tur “Steelheart” berakhir malam itu.

Minggu, 22 Mei 2016

NOFX band punk rock yang berasal dari daerah San Fransisco, California ini dibentuk pada tahun 1983. Ketika itu Eric Melvin sang gitaris bersama Fat Mike bas/vocal memulai band ini dengan nama NO-FX. Setelah drumer Eric Sandin bergabung tidak lama kemudian barulah nama band ini berubah menjadi NOFX sampai sekarang.

Bergabung nya El Hefe sebagai lead gitar dan trumpet pada tahun 1991 semakin membuat nama band yang bergerak di jalur indie ini semakin berkibar. Banyak yang mencoba mendefinisikan jenis musik yang di bawakan oleh band ini, ada yang menyebut nya punk melodic, melodic core, hardcore punk dsb. Tetapi apapun definisi nya tetap saja semangat yang dibawa oleh ke empat orang ini adalah semangat anti kemapanan dan pemberontakan ala punk.

Kemampuan bermusik semua personil dan olah vokal ke empat orang ini, terutama Fat Mike, El Hefe dan Eric Melvin membuat band ini selain menyajikan musik dalam tempo cepat juga menyajikan harmoni yang jarang di temui pada band-band punk lain nya. Tetapi karena semangat anti kemapanan dan pemberontakan yang mereka tunjukan begitu kental dalam lyrics lagu-lagu mereka membuat perusahaan rekaman besar atau major label record belum bisa menerima kehadiran mereka untuk bergabung di bawah label mereka.
Begitu juga bagi stasiun radio comercial dan jaringan televisi MTV yang tidak pernah memutar lagu-lagu mereka yang bisa membuat kuping panas bagi orang-orang yang mereka kritik.
Bisa di ibaratkan kalau Green Day dengan lyrics mereka yang menyindir atau menyentil, tapi kalau NOFX tidak, mereka langsung menunjuk hidung orang-orang yang mereka kritik. Kritik yang sering dilontarkan dalam lagu lagu NOFX adalah tentang racisme, perang dan tentu saja pemerintah di negara mereka sendiri. Bisa anda bayangkan lagu mereka dengan judul “Don’t Call Me White”, padahal yang menyanyikan nya adalah orang berkulit putih. Juga kritikan mereka terhadap pemerintah Amerika pada lagu “Perfect Goverment”, “you love to watch the war from the white house and I wonder, how can they sleep at night”, wow benar-benar membuat kuping pemerintah negara nya panas.

Pada album “Heavy Petting Zoo”, mereka menuliskan kata-kata, “No Thank’s for MTV, quiet bugging us”, “No Thank’s for commercial radio, quiet palying us”. Mereka bisa begitu idealis karena memang mereka tidak mengandalkan musik sebagai penunjang hidup, mereka menjadikan musik sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi dan pemikiran mereka untuk perbaikan dunia tanpa ada campur tangan pihak lain. Mereka sering berpartisipasi dalam festival-festival band underground seperti Van’s Warped Tour dan juga Summer Sonic di Jepang, selain konser-konser tunggal mereka dan bersama band-band punk lain nya seperti Rancid, Bad Religion, Anti Flag dll.

RANCID adalah sebuah grup band beraliran punk rock dari Berkeley, California, yang didirikan pada tahun 1991 dan ditemukan pertama kali oleh Tim Amstrong dan juga Matt Freeman. Keduanya sebelumnya memainkan musik ska punk bersama Operation lvy. Rancid terdiri dari Tim Armstrong (gitar dan vokal),
Matt Freeman (bass dan vokal), Lars Frediriksen (gitar dan vokal), dan Branden Steineckert (drum dan perkusi). Band ini didirikan pertama kali oleh Tim, Matt, dan drumer pertama mereka Brett Reed (meninggalkan Rancid pada 2006). Lars bergabung dengan Rancid pada tahun 1993 pada saat band mencari pemain second guitar.
Sampai sekarang Rancid telah merilis 7 album studio, 1 split, 1 kompilasi, 2 EP, serangkaian album online, dan telah ditampilkan pada kompilasi yang tak terhitung jumlahnya. Rancid mulai merangkak pada album 'Lets go' (1996), dengan single-nya yang berjudul 'salvation'. Dan pada tahun berikutnya mereka merilis album tersukses mereka '...And Out Come the Wolves', dengan hits terbaik mereka "roots radical", "Ruby Soho", "Time Bomb", yang mendapatkan sertifikat Gold dan Platinum dari RIAA.


Pada awalnya Tim dan Matt mendirikan sebuah band ska punk bernama "Operation Ivy" (1987-1989). Lalu Operation Ivy memutuskan bubar dan membentuk band baru dengan nama "Downfall" dengan genre yang masih pada Ska. Hanya beberapa bulan setelah itu mereka memulai band baru dengan genre Hardcore Punk bernama "Generator", dan band ini akhirnya juga bubar.
Lalu Tim dan Matt mencoba kembali ke Ska lewat "Dance Hall Crasher", yang bubar lebih cepat dari 2 band sebelumnya. Pada tahun 1991 Tim dan Matt mencoba membangun band baru. Mereka merekrut Drumer pertama mereka, Brett Reed, dan membentuk "Rancid". Rekaman pertama Rancid dirilis dengan label lama Operation Ivy, Lookout! Records. Setelah merilis album pertama mereka, Rancid pindah ke label yang dimiliki gitaris Bad Religion, Epitaph Records.


Bad Religion

Bad Religion adalah sebuah band beraliran punk yang dibentuk pada tahun 1979 di Southern California Para personilnya yang cukup berpendidikan berhasil membuat band ini menjadi sebuah fenomena yang cukup berpengaruh dengan memainkan lagu-lagu beraliran punk dengan beat khas punck rock yang cepat namun melodius dengan lirik-lirik kritis yang berkisar masalah-masalah sosial, politik dan agama. Struktur kalimat-kalimat dalam lyric yang variatif dan elaboratif dipadukan dengan gaya bahasa yang puitis dan vocabulary yang bahkan memaksa orang Amerika sendiri untuk membuka kamus, membuat band ini unik dan cepat memperoleh simpatisan yang cukup banyak ketika mereka mengeluarkan album pertama mereka pada 1981 di daerah Southern California. Band ini beranggotakan Greg Graffin, vocal , Jay Bentley, Bas/backing vokal , Jay Ziskrout. drums , and Brett Gurewitz, guitar/backing vocal atau lebih dikenal sebagai Mr.Brett. Setelah peluncuran EP pertama dengan label Epitaph record milik Mr.Brett yang juga merangkap sebagai manager band, pada tahun 1982, band yang baru menyelesaikan sekolah setingkat SMU ini meluncurkan album full berjudul "How Could Hell Any Worse?". Namun, di tengah pengerjaan album ini, Jay Ziskrout mengundurkan diri dari band dan posisinya digantikan oleh Peter Finestone.
Greg Graffin, frontman dari band ini menyandang gelar Master di bidang geologi dari UCLA dan meraih gelar Ph.d dalam bidang zoology dari Cornel University. Disertasi Greg Graffin untuk Cornell University adalah sebuah studi komprehensif tentang ilmu pengetahuan yang dititikberatkan pada teori Darwin yang kontroversial karena berkaitan dengan masalah ketuhanan dan agama dan bagaimana teori tersebut memengaruhi cara berpikir pada seseorang. Disertasi ini dipublikasikan dan didedikasikan untuk para fans Bad Religion.
Pada tahun 1983, band meluncurkan album ''into the unknow, sebuah album yang pada awalnya tidak begitu populer dan tidak begitu disukai oleh para penggemarnya. Karena dalam album ini , band dianggap terlalu jauh mengeksplorasi musiknya hingga album ini dinilai terlalu eksperimental karena menggunakan keyboard terlalu dominan. Bahkan para pengamat musik mengatakan bahwa band ini tidak terkategorikan sebagai musik punk lagi, tapi psychedelic rock. Pada saat itu, album ini tidak menghasilkan apa-apa selain kritik dari para fans. Tapi sekarang, album ini mulai dicari oleh para kolektor album Bad Religion. Album ini banyak dibajak karena jumlahnya yang sedikit. Pada tahun 1984, Greg Hetson dari Circle Jerks  masuk dan menggantikan posisi Mr.Brett. Bad Religion pun merilis e dengan judul "Back To The Know". Dengan beat lagu yang semakin lambat, band kehilangan jati diri mereka dan band ini sempat vakum jika tidak disebut bubar.
Pada tahun 1986, band bersatu kembali dan meluncurkan album "Suffer" dan mereka kembali dalam format band punk seperti sebelumnya. Album inilah yang menjadi titik balik kebangkitan band ini. Album ini dinilai sebagai album terbaik oleh majalah maximum rock'n roll karena seolah mengingatkan para fans pada Bad Religion di awal-awal pembentukannya yang memainkan lagu-lagu dengan beat cepat, distorsi yang menghentak dan lirik yang keras disertai vokal yang melodius. Album ini sekaligus menjadi pemicu berkembangnya budaya dan sub kultur punk di Southern California karena album ini akhirnya menjadi genre wajib yang diikuti oleh hampir semua band Punk dari Southern California, misalnya : Rancid, The Offspring, dan lain-lain.


Seurieus adalah sebuah grup musik yang berawal dari sekumpulan mahasiswa Seni rupa ITB yang ingin mengekspresikan kegilaan dirinya dalam bermusik setelah dalam setahun cukup pusing dengan keadaan mereka sebagai mahasiswa baru Seni Rupa yang ternyata sangat melelahkan. Mereka tampil band kampus yang sering muncul di berbagai acara musik ITB. Terbentuk sekitar akhir tahun 1994 memulai kiprahnya pada panggung-panggung kecil di kota Bandung dan sekitarnya dengan konsepentertaining the audience, sehingga muncul sebagai sebuah sajian musik yang polos, total, penuh aksi, lugu namun menghibur. Tak heran jika logat Sunda mereka atas kata Heavy metal pun terdengar menjadi Hepi Metal (happy metal) atau musik metal yang gembira.
sebagai
Dengan jumlah personel 6 orang, Seurieus mulai serius untuk menggarap lagu-lagunya sendiri yang berbasis musik hard rock. Namun pada penampilannya Seurieus tidak terpatok untuk membawakan lagu rock, namun diselingi juga dengan lagu-lagu lain yang menghibur bagi penonton. Keunikan yang menjadi ciri khas band ini yaitu dalam atraksi panggungnya selalu menampilkan aksi yang panggung yang kadangkala bisa membawa senyum penontonnya.
Grup ini mulai mengalami pergantian personel pada tahun 2008. Dikarenakan Candil dan Ezzie keluar dari grup musik ini. Namun pergantian personel hanya pada posisi vokalis yang digantikan oleh Boym.

latar belakang BAND

JAMRUD


Jamrud adalah band cadas yang berasal dari Indonesia, pertama kali terbentuk pada tahun !984 di Cimahi, Jawa Barat dengan nama JamrockJamrud sejak terbentuknya dibentuk oleh Azis Mangasi Siagian (gitar), Ricky Teddy (bass) dan Krisyanto (Vokal) serta dikenal sebagai grup musik yang sukses mengusung musik cadas sebagai musik populer di Indonesia pada tahun 1990-an.

Sebelum menjadi Jamrud, formasi awal Jamrock terdiri dari Azis Mangasi Siagian (gitar), Ricky Teddy (bass), Agus (drum), dan Oppi (Vokal), selain mereka, Budhy Haryono mantan drummer GIGI juga pernah menjadi anggota band Jamrock. FormasiJamrock akhirnya terbentuk menjadi yang populer dikenal oleh penggemarnya tahun '90-an yaitu Azis (gitar), Ricky Teddy (bass), Krisyanto (vokal), Fitrah Alamsyah (gitar), dan Sandhy Handoko (drum).

Jamrock menjadi grup musik yang mengusung musik Rock yang disegani di seputar daerah Bandung. Saat itu mereka kebanyakan menampilkan lagu-lagu dari grup-grup musik cadas lain yang telah mempunyai nama. Pamor mereka semakin meningkat saat Krisyanto, Fitrah Alamsyah (gitar) dan Sandhy Handoko (drum) bergabung dengan Jamrock. Krisyanto sendiri pernah meraih predikat sebagai Vokalis Rock Terbaik versi festival rock se-Bandung.
Puas mengusung lagu-lagu milik orang lain, tahun 1995, Azis, Ricky, Krisyanto, Fitrah dan Sandhy mulai menulis materi lagu mereka sendiri dan merekam demo mereka. Mereka menawarkan demo tersebut ke label rekaman Log Zhelebour (biasa disebut Log) yang memberi sambutan hangat. Jamrock kemudian mendapat kontrak untuk rekaman dan bergabung dengan label rekaman milik Log, yaitu Logiss Record. Dengan masuknya mereka ke dalam label rekaman milik Log, nama Jamrock diubah menjadi Jamrud.



Dewa 19 adalah sebuah grup musik yang dibentuk pada tahun 1986 di Surabaya, Indonesia. Grup ini telah beberapa kali mengalami pergantian personel dan formasi terakhirnya sebelum dibubarkan pada tahun 2011 adalah Ahmad Dhani (kibor), Andra Junaidi (gitar),Once mekel (vokal), Yuke Sampurna (bass) dan Agung Yudha (drum). Setelah merajai panggung-panggung festival di akhir era1980-an, Dewa 19 kemudian hijrah ke Jakarta dan merilis album pertamanya pada tahun 1992 di bawah label Team Records.
Grup ini telah meraih kesuksesan sepanjang dekade 1990-an dan 2000-an melalui serangkaian lagu-lagu bergenre rock dan pop. Album yang mereka rilis nyaris selalu mendapat sambutan bagus di pasaran, bahkan album mereka yang dirilis tahun 2000, BIntang LIma, merupakan salah satu album terlaris di Indonesia dengan penjualan hampir 2 juta keping. Pada tahun 2005,Hai menobatkan Dewa 19 sebagai band terkaya di Indonesia dengan pendapatan mencapai lebih dari 14 miliar setahun. Di tengah kesuksesan yang diraihnya, grup ini sempat beberapa kali tersandung masalah Hukum, termasuk masalah pelanggaran hak cipta dan perseteruan dengan ormas Islam.
majalah
Sepanjang perjalanan kariernya, Dewa 19 telah menerima banyak penghargaan, baik BASF Award maupun AMI Award. Mereka juga pernah meraih penghargaan LibForAll Award di Amerika Serikat atas kontribusi mereka pada upaya perdamaian dan Toleransi beragama. Pada tahun 2008, Dewa 19 masuk ke dalam daftar "The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa" oleh majalah Rolling Stone. Dewa diakui sebagai salah satu legenda atau ikon terbesar dalam sejarah musik populer Indonesia.
DUO KRIBO

Duo Kribo adalah grup musik yang beranggotakan Ahmad Albar dan Ucok Harapan (vokalis AKA Band) yang tenar pada akhir tahun 1970-an. Pemberian nama grup ini menunjuk pada penampilan kedua penyanyi yang sama-sama berambut kribo. Selain itu duo ini pernah membuat film dengan nama yang sama dengan nama duo ini melalui film Duo Kribo pada tahun 1977.

perjalanan karier:
Kolaborasi ini muncul ketika AKA dengan vokalis Ucok Harapan pecah dan Achmad Albar dengan God Bless mulai sepi order. Duet ini memang sangat berhasil apalagi album-album Duo Kribo meledak di pasaran sampai terjual 100.000 kaset. Selain itu duo ini pernah membuat film dengan nama yang sama dengan nama duo ini melalui film Duo Kribo pada tahun 1977. Kesuksesan Duo Kribo tidak hanya di Indonesia akan tetapi merambah ke Malaysia dan Singapura.
The Tielman Brothers adalah sebuah grup musik tertua asal Indonesia. Mereka adalah anak dari Herman Tielman asal Kupang dan Flora Lorine Hess. Musik mereka beraliran rock n roll, namun orang-orang di Belanda biasa menyebut musik mereka Indorock, sebuah perpaduan antara musik Indonesia dan Barat, dan memiliki akar di Keroncong dengan makanan khas kesukaan mereka yaitu kocor makanan asli madura. The Tielman Brothers merupakan band Belanda-Indonesia pertama yang berhasil masuk internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.
The Tielman Brothers pernah tampil di Istana Negara Jakarta dihadapan Presiden Soekarno . Karier rekaman mereka dimulai ketika keluarga Tielman pada tahun 1957 hijrah dan menetap di Breda, Belanda. Nama The Tielman Brothers lebih dikenal di Eropa, terutama Belanda. Di Indonesia sendiri nama The Tielman Brothers masih menjadi nama yang asing, sebuah kenyataan yang sangat disayangkan.
Aksi panggung The Tielman Brothers yang atraktif
The Tielman Brothers dipercaya lebih dulu memperkenalkan musik beraliran rock sebelum The Beatles. Aksi panggung mereka dikenal selalu atraktif dan menghibur. Mereka tampil sambil melompat-lompat, berguling-guling, serta menampilkan permainan gitar, bass, dan drum yang menawan. Andy Tielman, sang frontman, bahkan dipercaya telah memopulerkan atraksi bermain gitar dengan gigi, di belakang kepala atau di belakang badan jauh sebelum Jimi Hendirx, Jimi Page atau Ritchie Blackmore.

Inilah band yg disebut paling bertanggung jawab atas menyeberbya wabah metal hingga saay ini. Musik usungan Black Sabbath merupakan cikal bakal lahirnya thrash metal, doom metal, death metal, gothic metal, dan sejenisnya. Permainan gitarisnya, Tommy Lommi, juga dibaptis sebagai peletak riff metal yang telah mempengaruhi ratusan, ribuan, bahkan jutaan gitaris di dunia. Sementara, Ozzy Osbourne, vokalisnya juga mendapat julukan “The Godfather of Metal” dan belum tergantikan hingga saat ini(Menurut saya tidak akan pernah).


Hebatnya setelah menjalani karir selama 40 tahun, Black Sabbath masih eksis. Bahkan, band yang dibentuk di Birmingham, Inggris sedang tur untuk reuni era album ‘Heaven and Hell’ (1980). Hanya, bukan nama Black Sabbath yang dipakai untuk tur, tapi sebagai band Heaven and Hell.

Keputusan tidak mengambil nama Black Sabbath dipatenkan Tony karena takut fans mereka nanti bingung. Karena Sabbath baru selesai tur dg Ozzy. Sekarang posisi Ozzy diganti oleh Ronnie James Dio, eks vokalis Rainbow. Apalagi Ozzy sedang merampungkan album solo terbarunya. Selain itu juga diperkuat oleh bassis Geezer Butler dan Vinny appice, mantan dramer Sabbath era ‘Mob Rules’ (1981) yang masuk menggantikan Bill Ward.



Tapi, dg nama Heaven and Hell Tony jauh merasa lebih nyaman. Karena ia merasa tak terbebani membawakan lagu lam Sabbath. “Kami telah menjalani 10 tahun terakhir bersama Ozzy, dan itu sangat menyenangkan. Tapi, masih banyak fans kami yang belum mendengar lagu dari album ‘Heaven andHell’,” ungkapnya beralasan.

Awalnya, ide reuni ‘Heaven and Hell’ karena gara-gara Rhino Records ingin merilis kompilasi ‘Black Sabbath: The Dio Years’. Dan pihak label meminta beberapa lagu untuk mendukung album tersebut. Tony seteju dan menyerahkan 3 album kolaborasinya dengan Ronnie, dg judul “Shadow of the Wind”, “The Devil Cried”, dan “Ear in the Wall”.

“Senang sekali rasanya bisa menulis lagu lagi bersama Ronnie. Kami menyatukan ide dedngan sangat lancar, dan kami betul-betul kombinasi yang kuat,” tandas Tony bersemangat.

Dari Blues ke Ilmu Hitam


Polka Tulk adalah nama awal yang dipakai Anthony “Tony” Lommy, John “Ozzy” Osbourne, Willian “Bill” Ward dan Terence “Geezer” Butler pertama kali bergabung dan membentuk band saat 1967. Saat itu, musik yang mereka mainkan sangat kental dengan Blues. Tak lama, nama tersebut diubah menjadi Earth dan beralih mengusung Fusion Blues.

Februari 1969, nama Black Sabbath resmi dipakai, diambil dari salah satu lagu Polka Tulk ciptaan Geezer. Ia sendiri mengambil nama itu dari novel-novel bertema Ilmu hitam ciptaan Dennis Wheatley yang digemarinya. Seirng dengan perubahan nama, imej penampilan dan musik yang dimainkan Black Sabbath ikutan bergeser.

Setelah setahun tur, Tony Lommy dkk dikontrak sebuah label kecil bernama Philips Records di inggris. Lagu pertama berjudul ‘Evil Woman (Don’t Play Your Games With Me)’, merupakan lagu daur ulang milik Crow, band asal Amerika. Tiga bulan kemudian, label tersebut dirilis ulang oleh label Vertigo, bersama dengan debut album ‘Black Sabbath’. Kendati digarap dengan dana minim, sekitar 600 pound, namun album yang dikerjakan bersama produser Rodger Bain tersebut bisa menempati peringkat 8 terlaris di Inggris selama 5 bulan


Ronnie James Dio 

(lahir Ronald James Padavona pada 10 Juli 1942 di Portsmouth, New Hampshire), adalah seorang penyanyi heavy metal yang dikenal sebagai anggota Black Sabbath, Rainbow, dan Dio. Saat ini ia sedang tur bersama dengan Tony Iommi, Geezer Butler, dan Vinny Appice dalam Heaven and Hell.

Nama belakangnya diambil dari anggota mafia Johnny Dio, dan mulai ia gunakan di awal 1960-an dalam band Ronnie Dio and the Prophets. Ia mulai bergabung dengan Black Sabbath dalam album Heaven and Hell.

Ozzy Osbourne 

John Michael Osbourne, lebih dikenal sebagai Ozzy Osbourne (lahir di Aston, Birmingham, West Midlands, Inggris, 3 Desember 1948; umur 61 tahun), merupakan seorang penyanyi berkebangsaan Inggris. Ia adalah vokalis grup musik heavy metal Black Sabbath yang terkenal pada tahun 1970-an.
SCORPIONS
Scorpions adalah band rock Jerman yang berasal dari kota Hanover. Dibentuk pada tahun 1965.Sejak awal band ini, gaya musik mereka telah berkisar dari hard rock hingga heavy metal.Salah satu anggota awal band ini adalah sang gitaris Rudolf Schenkermeskipun Klaus Meineadalah vokalis untuk semua album mereka

Mereka lebih dikenal lewat tembang rock 1980an mereka "Rock You Like a Hurricanedanbanyak single lainnyaseperti "No One Like You", "Send Me an Angel", "Still Loving You", dan"Wind of Change"Band ini menduduki peringkat ke-46 pada All Time Greatest Artists VH1(Video Hits One - yang kini lebih dikenal sebagai MTV) pada program Hard Rock"Rock YouLike a Hurricane" juga berada pada urutan ke-18 dalam daftar VH1 dari 100 All Time GreatestHard Rock Songs

Band ini merupakan salah satu band 
tersukses di dunia sepanjang masadengan klaimpenjualan sekitar 75 - 100 jt  rekaman di seluruh dunia.

Pembentukan dan sejarah awal (1965-1973)

Rudolf Schenker, sang gitaris, meluncurkan band ini pada tahun 1965. Pada awalnya, band ini telah memberikan pengaruhnya dan Schenker sendiri bertindak sebagai vokalis. Band ini mulai dibentuk bersama pada tahun 1970 ketika adik Rudolf yaitu Michael dan vokalis Klaus Meine bergabung dengan band. Pada tahun 1972 kelompok ini masuk studio rekaman dan merilis album debut mereka Lonesome Crow bersama dengan Lothar Heimberg pada bass dan Wolfgang Dziony pada drum. Selama tur Lonesome Crow, konser Scorpions dibuka oleh band Inggris pendatang baru UFO. Menjelang akhir tur, gitaris Michael Schenker menerima tawaran sebagai lead guitar untuk UFO. Uli Jon Roth, teman dari Schenker 
bersaudara, kemudian dipanggil untuk menyelesaikan tur.

Kepergian Michael Schenker menyebabkan pecahnya band. Pada tahun 1973, Uli Jon Roth, yang telah membantu Scorpions menyelesaikan tur Lonesome Crow, ditawari peran sebagai gitaris, tapi ternyata hal ini membuat band menjadi vakum dan terpisah, dan Rudolf memilih untuk membuat band baru dengan nama Dawn Road.Rudolf Schenker akhirnya memutuskan bahwa ia ingin bekerja sama dengan Roth, tapi tidak ingin membangkitkan formasi Scorpions terakhir. Dia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan band, yang terdiri dari Roth, Francis Buchholz (bass), Achim Kirschning (keyboard) dan Jürgen Rosenthal (drum). Roth dan Buchholz membujuk Rudolf Schenker untuk mengundang Klaus Meine untuk bergabung pada vokal. Mereka memutuskan untuk menggunakan nama Scorpions karena lebih dikenal sebagai band rock Jerman dan albumpun dirilis dengan nama itu.

Bangkit menuju ketenaran (1974-1978)

Pada tahun 1974, formasi baru Scorpions merilis album Fly To The Rainbow. Album ini terbukti lebih berhasil dari pada Lonesome Crow, dan lagu-lagu seperti "Speedy Coming" dan "Fly To The Rainbow", menjadikan suara band lebih garang. Achim Kirschning memutuskan untuk meninggalkan band setelah rekaman. Segera setelah itu, Jürgen Rosenthal juga harus meninggalkan band karena harus memenuhi wajib militer. Pada tahun 1976, ia (
Jürgen Rosenthal) bergabung dengan band rock progresif Jerman yang bernama Eloy dan merekam tiga album. Selanjutnya drummer Scorpions digantikan oleh drummer Belgia, Rudy Lenners .

Pada tahun 1975, band ini merilis album In Trance, yang menandai awal dari kolaborasi panjang Scorpions dengan produser Jerman Dieter Dierks. Album ini merupakan sebuah langkah besar untuk ke depannya bagi Scorpions dan memantapkan heavy metal mereka. Hal ini berhasil mengumpulkan basis penggemar mereka di dalam maupun di luar negeri melalui single seperti "In Trance", "Dark Lady " dan " Robot Man ".


Pada tahun 1976, Scorpions merilis Virgin Killer. Cover albumnya menampilkan seorang gadis praremaja telanjang di belakang panel 
kaca yang rusak. Cover art dirancang oleh Stefan Bohle yang merupakan product manager pada perusahaan rekaman raksasa RCA Records, yang merupakan label mereka pada waktu itu. Cover album ini membawa pengaruh pasar yang cukup besar, tetapi kemudian ditarik atau diganti di negara lain. Album ini sendiri mendapatkan pujian demografis untuk musik dari para kritikus pilihan dan para penggemar. Pada tahun 2008 gambar cover ini dihapus dari Inggris wikipedia oleh Internet Watch Foundation.

 Cover album yang tak lolos sensor di berbagai negara

Tahun berikutnya, Rudy Lenners mengundurkan diri karena alasan pribadi dan digantikan oleh Herman Rarebell.


Selanjutnya lahirlah album Taken by Force. RCA Records berusaha keras untuk mempromosikan album ini di toko dan di radio. Single, "Steamrock Fever" pun dimasukkan kedalam promosi radio RCA. Roth yang tidak senang dengan arah komersial yang telah diambil band ini, meskipun ia ikut pada tur di Jepang, ia pergi untuk membentuk band sendiri. Sebelumnya Roth telah menyelesaikan single Electric Sun untuk album live ganda Tokyo Tapes. Tokyo Tapes sendiri dirilis di Amerika Serikat dan Eropa enam bulan setelah rilis di Jepang.  

Pada saat itu pada pertengahan 1978, setelah mengaudisi sekitar 140 gitaris, Scorpions merekrut gitaris Matthias Jabs.

Sukses Komersial (1979-1991)

Setelah penambahan Jabs, Scorpions meninggalkan RCA menuju Mercury Records di Amerika Serikat dan Harvest / EMI Electrola untuk pemasaran seluruh dunia guna merekam album mereka berikutnya Lovedrive. Hanya beberapa minggu setelah dikeluarkan dari UFO karena penyalahgunaan alkohol, Michael Schenker juga kembali ke grup untuk periode singkat selama rekaman untuk album ini. Hal ini menjadikan band memiliki tiga gitaris (meskipun kontribusi
Michael untuk final release terbatas hanya tiga lagu ). Hasilnya adalah Lovedrive, album yang dikomentari dan dipertimbangkan sebagai puncak karir mereka. Album ini memuat hits favorit seperti "Loving You Sunday Morning ","Always Somewhere","Holiday" dan sebuah lagu instrumental "Coast to Coast", yang mempertegas ciri khas Scorpions, yaitu lagu-lagu hard rock yang dikombinasikan dengan melodi balada. Karya seni ini meraih gelar "Best album sleeve of 1979" dari majalah Playboy. Lovedrive menghuni peringkat 55 di tangga lagu AS, menunjukkan bahwa band ini sedang mengumpulkan penggemarnya diberbagai negara. Setelah selesai dan merilis album, band ini memutuskan untuk mempertahankan Michael di band dan memaksa untuk meninggalkan Jabs. Namun setelah beberapa minggu tur, Michael, masih menghadapi masalah alkoholisme hingga sampai pada akhirnya, ia roboh di atas panggung. Jabs dibawa kembali untuk mengisi kekosongan pada kesempatan tersebut saat ia tidak bisa tampil. Pada bulan April 1979, selama tur mereka di Perancis, Jabs bergabung secara permanen untuk menggantikan Michael.